Pulau Simeulue adalah sebuah pulau di lepas pantai barat Aceh yang terkenal dengan keindahan alamnya dan budaya yang kaya. Dengan luas lebih dari 120 km² dan dihuni oleh suku Simeulue yang fasih menggunakan bahasa lokal serta tradisi bertahan dari tsunami (smong), pulau ini menyajikan panorama alam dan kehidupan budaya yang autentik .
Keindahan Alam dan Aktivitas Bahari
Pantai-pantai seperti Matanurung, Nancala, serta Pulau Teupah menyuguhkan kombinasi pasir putih lembut, ombak besar untuk surfing, dan terumbu karang mempesona untuk snorkeling/diving . Ada pula spot terpencil seperti Pulau Siumat dan Lasia yang cocok untuk melihat penyu dan hiu di perairan jernih serta pulau-pulau kecil sekitarnya yang masih alami .
Surfing Kelas Dunia
Simeulue disebut surga bagi peselancar dunia. Ombak di tepi seperti Dylan’s Right, Tea Bags, dan The Peak menghasilkan gelombang tinggi dan barrel sempurna yang ramai dikunjungi surfer internasional, khususnya pada musim kemarau April–Oktober .
Wisata Alam dan Budaya
Tak hanya laut, Simeulue juga menawarkan hutan tropis, trekking ke air terjun, danau air tawar Teluk Dalam, serta formasi batu eksotis seperti Batu Siambong-Ambong . Budaya lokal kaya tradisi seperti Nandong—seni vokal bertutur dan cerita tradisional—menambah warna estetika perjalanan ke pulau ini .
Kuliner Khas Lokal
Kuliner Simeulue mencakup hidangan laut segar seperti lobster dan ikan bakar, serta makanan tradisional seperti Boh Timon, kari ikan Keumamah, dan gulai kambing. Minuman khas meliputi Ie Seureubet (kopi santan) serta camilan lokal seperti lepat dan kerupuk teripang .
Akses dan Fasilitas
Kamu bisa terbang ke Bandara Lasikin (Sinabang) dari Banda Aceh atau Medan dalam ±1 jam . Dari kota Sinabang, motor sewaan atau perahu menuju spot wisata bisa digunakan. Di pulau tersedia homestay hingga resort surf kelas dunia, namun ATM terbatas—bawa uang tunai ya.
